No
|
Kegiatan/Dokumen
|
Link
|
Server
|
1
|
Program
Kerja 2019/2020
|
||
Proposal
|
Download
|
Via
Google Drive
|
|
Via
Solidfiles
|
|||
2.
|
Kemah
Bhakti
|
||
Proposal
|
Download
|
Via
Google Drive
|
|
Via
Solidfiles
|
|||
Laporan
Pertanggung Jawaban
|
Download
|
Via
Google Drive
|
|
Via
Solidfiles
|
|||
3.
|
Bhakti Sosial
|
||
Proposal
|
Download
|
Via
Google Drive
|
|
Via
Solidfiles
|
|||
Laporan
Pertanggung Jawaban
|
Download
|
Via
Google Drive
|
|
Download
|
Via
Solidfiles
|
||
4.
|
SKK
|
||
Proposal
|
Download
|
Via
Google Drive
|
|
Download
|
Via
Solidfiles
|
||
Laporan
Pertanggung Jawaban
|
Download
|
Via
Google Drive
|
|
Download
|
Via
Solidfiles
|
||
5.
|
Sertijab
|
||
Proposal
|
Download
|
Via
Google Drive
|
|
Download
|
Via
Solidfiles
|
||
Laporan
Pertanggung Jawaban
|
Download
|
Via
Google Drive
|
|
Download
|
Via
Solidfiles
|
Website PMR WIRA SMA NEGERI 1 BREBES Berisikan Materi Palang Merah Remaja tingkat Wira, Kegiatan, Gallery Photo, Video dan Tempat sharing bagi pemuja Nilai-nilai Kemanusiaan
Jumat, 27 Maret 2020
Dokumen PARASMANSA 21
Dokumen PARASMANSA 21
Kamis, 19 Maret 2020
Lakukan Langkah Pencegahan ini agar tidak Tertular Virus Corona
Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui.
Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara, termasuk Indonesia.
Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia), Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).
Sebelumnya Parasmansa sudah membahas tentang gejala virus corona dan perbedaanya dengan influenza serta flu biasa. nah, kali ini parasmansa ingin membahas bagaimana sih cara mencegah si covid19 ini menyebar?
Baiklah langsung saja kita bagi dua cara pencegahan yang pertama bagi yang sakit. ntah itu sakit flu biasa, infulenza, batuk sebaiknya menggunakan masker, jika tidak memiliki masker bisa menggunakan tissue untuk menutupi bersin dan ingus yang meleleh keluar dan jangan lupa tissuenya setelah dipakai untuk dibuang ke tempat sampah ya guys, selain itu bisa gunakan lengan kamu untuk menutupi bersin atau batuk. kenapa sih tidak menggunakan telapak tangan??? telapak tangan sangat sering berinteraksi dengan sesama manusia untuk berjabat tangan ataupun dengan benda sehingga dikhawatirkan virus akan menempel dan menular. jika merasakan tanda-tanda gejala covid19 segeralah ke Rumah sakit terdekat untuk dirujuk ke rumah sakit yang dapat menangani penyakit corona.
yang kedua bagi yang tidak sakit, kita bisa mengindari tertularnya virus corona ketubuh kita dengan cara mencuci tangan dengan benar caranya (klik link ini : 6 langkah cuci tangan menggunakan sabun yang benar), Memberikan Masker kepada yang sakit, tidak memakan-makanan mentah, jaga jarak dengan orang yang memiliki gejala demam, batuk dan gangguan pernapasan, dan jangan mengunjungi pasar hewan serta tidak bersentuhan dengan hewan.
Sumber :
Perbedaan Flu biasa, Influenza dan Corona
Virus Corona adalah virus yang awalnya biasa ditemukan pada hewan. virus ini dinamai corona karena bila dilihat melalui mikroskop virus ini berbentuk seperti mahkota. virus corona diidentifikasi sebagai virus baru disebut juga dengan Novel Coronavirus atau 2019-nCov biasa disebut juga dengan Covid19. Corona virus ini menyebabkan penyakit ringan sampai berat seperti common cold atau pilek, batuk, demam, sesak nafas hingga penyakit yang serius seperti MERS (Middle East Respiratory Syndrome) dan SARS (Severe Acute Resparatory Syndrome), PNEUMONIA, Gagal Ginjal, Syndrome pernafasan akut dan yang paling bahaya yaitu kematian.
Virus Corona ini menyebar melalui Droplet (Penyebaran Virus lewat air liur) biasanya menyebar melalui batuk & bersin karena virus ini bisa menempel pada benda menjadi bahaya bila benda yang terkena virus dipegang oleh orang yang sehat. maka WHO mengancurkan bagi penderita Covid19 ini untuk tidak melakukan Kontak fisik dengan manusia ataupun hewan bahkan benda untuk mengurangi resiko penularan.
Gejala awal penderita virus corona cukup sulit diidentifikasi mungkin baru bisa menyadarinya setelah timbul demam, batuk, pernafasan tak normal dan dahak berwarna kuning kehijauan (untuk perbedaan corona-infulenza-flu biasa bisa dilihat pada gambar disamping)
Rabu, 18 Maret 2020
6 Langkah cuci tangan dengan sabun yang baik dan manfaat mencuci tangan
TAHU KAH KAMU BAHWA 90% PENYAKIT DISEBABKAN KARENA TANGAN ANDA SENDIRI YANG TIDAK BERSIH ???
Yaaap, 90% penyakit disebabkan karena tangan kita sendiri yang tidak bersih. Lalu Kenapa bisa ????
Aktivitas manusia tidak bisa dilepaskan dari tangan mulai dari makan, hingga bermain dan bekerja manusia menggunakan tangan. Maka coba banyangkan bila tangan kita tidak bersih, lalu kita makan menggunakan tangan secara langsung, pastinya akan banyak bakteri atau virus yang akan masuk kedalam tubuh kita. Nah hal inilah yang menjadikan tubuh kita bisa sakit.
tangan menjadi salah satu tempat berkumpulnya berbagai macam bakteri, kuman, dan virus yang dapat menjadi penyebab berbagai macam jenis penyakit.Jenis-jenis penyakit yang dapat menyerang kita diantaranya
- Flu,
- meningitis,
- hepatitis A, C (gangguan hati),
- penyakit kulit,
- gangguan usus dan diare.
Sungguh berbahaya, bukan? Untuk itu, sebaiknya kita selalu ingat untuk mencuci tangan kita setelah selesai melakukan atau menyentuh sesuatu. Dan sebaik-baiknya mencuci tangan adalah mencuci tangan dengan sabun, karena jika kita mencuci tangan hanya dengan air saja tidak menutup kemungkinan adanya kuman / bakteri yang masih tertinggal di tangan.
Nah untuk itu penting sekali untuk membiasakan diri selalu mencuci tangan kita untuk menjaga tubuh kita dari bakteri dan virus yang dapat membuat tubuh kita sakit.
memang perilaku mencuci tangan adalah hal yang sepele. Begitu sepelenya hingga banyak orang mengabaikannya. Wajar bila kemudian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 15 Oktober sebagai Hari Cuci Tagan Pakai Sabun (HCTPS). Penetapan HCTPS sekaligus merupakan kampanye dalam rangka menggalangkan prilaku mencuci tangan oleh masyarakat sebagai upaya untuk menurunkan tingkat kematian balita dan pencegahan terhadap penyakit yang dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia.
Data menunjukan lebih dari 5000 anak balita penderita diare meninggal setiap harinya di seluruh dunia sebagai akibat kurangnya pada air bersih dan fasilitas sanitasi dan pendidikan kesehatan. Penderitaan dan biaya-biaya yang harus ditanggung karena sakit dapat ditanggung dengan melakukan peruban prilaku sederhana seperti mencuci tangan. Maka mari kita biasakan hal sepele ini menjadi hal yang selalu dilakukan setiap harinya
Bagaimana sih cara mencuci tangan yang baik???
Lakukan 6 langkah cuci tangan ini
1. Mulailah membasuh tangan dengan air bersih yang mengalir, lalu gunakan sabun cuci tangan ke telapak tangan Anda secukupnya. Rekatkan antara tangan kanan dan tangan kiri Anda.
2. Setelah itu posisikan telapak tangan kanan Anda di atas punggung tangan kiri dan sebaliknya. Biasanya bagian ini sering luput dari perhatian karena mayoritas orang hanya mencuci telapak tangan.
3. Telapak dengan telapak dan sela-sela jari juga harus dibersihkan dengan sabun. Usapkan sabun pada seluruh sela-sela jari hingga berbusa. Bagian jari yang satu ini kerap menjadi tempat bersarangnya kotoran dan bakteri usai beraktivitas.
4. Letakkan punggung jari pada telapak satunya dengan jari saling mengunci, agar lebih merata ke seluruh bagian tangan.
5. Jempol kanan digosok memutar oleh telapak kiri dan sebaliknya.
6. Jari kiri menguncup, gosok memutar ke kanan dan ke kiri pada telapak tangan dan sebaliknya.
Untuk lebih jelasnya bisa dilihat divideo bawah ini yaaa
Untuk lebih jelasnya bisa dilihat divideo bawah ini yaaa
Nah mulai sekarang mencuci tangan dengan sabun harus menjadi kebiasaan bagi diri sendiri dan keluarga karena mencuci tangan dengan sabun memiliki manfaat yang banyak seperti dibawah ini
Manfaat cuci tangan ternyata ampuh mencegah aneka penyakit ringan maupun serius, antara lain:
- Iritasi mata, infeksi, dan trakoma
Salah satu penyebab terbesar gangguan kesehatan mata adalah tangan yang kotor. Ketika mata terasa kurang nyaman atau gatal, hampir semua orang akan menggunakan tangan untuk mengusap atau menggaruknya. Padahal belum tentu tangan Anda sudah higienis setelah beraktivitas. Kebiasaan ini akan memperparah penyakit mata. Bahkan penyakit mata berbahaya seperti trakoma juga terjadi karena mata terinfeksi bakteri atau virus ganas. Anda harus memastikan bahwa tangan Anda benar-benar sudah bersih sebelum menyentuh mata.
- Diare dan Cacingan
Bukan hanya kandungan makanan yang bisa mengakibatkan timbulnya penyakit diare. Menyantap makanan dengan tangan yang kotor juga merupakan pemicunya. Bakteri dan virus yang menempel pada tangan akan langsung masuk ke tubuh bila Anda makan dengan tangan yang kotor. Menurut informasi yang dikutip dari situs Live Strong, diare masih menjadi satu dari lima penyebab utama kematian anak-anak di dunia. Itulah sebabnya kebiasaan mencuci tangan wajib diajarkan sedini mungkin.
Selain diare, tangan yang kotor juga rentan menyebabkan cacingan. Telur-telur cacing yang menempel pada tangan bisa masuk ke tubuh dan berkembang biak. Akibatnya, tubuh akan kekurangan nutrisi karena cacing-cacing parasit terus tumbuh dan berkembang biak di dalamnya. Jika tidak mendapat perawatan intensif, cacingan bisa berakibat fatal bagi kesehatan tubuh.
- Gangguan Sistem Pernapasan
Anda dapat meminimalkan risiko gangguan sistem pernapasan dengan cara mencuci tangan. Bakteri patogen yang memicu penyakit pernapasan sering menempel pada tangan kotor. Jadi, cucilah tangan Anda dengan benar setiap kali selesai beraktivitas. Sehingga tak ada bakteri yang masuk ke tubuh Anda. Manfaat cuci tangan akan membuat sistem pernapasan Anda selalu sehat. Anda tak akan mengalami gangguan pernapasan ringan atau berat seperti batuk, dahak berlebihan, tenggorokan gatal, atau sesak napas
Selain 3 manfaat diatas mencuci tangan saat ini sedang dianjurkan untuk mencegah virus corona yang sedang viral saat ini. maka mari kita budayakan bersama 6 langkah cuci tangan dengan sabun dengan cara yang benar
Minggu, 20 Oktober 2019
Peran PMR Dalam Kesiapsiagaan Bencana Di Sekolah
Hidup di Indonesia yang terletak di Ring of Fires dengan tiga lempeng dunia aktif mengapit menjadi potensi bencana alam gempa bumi yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Hal ini membuat masyarakat Indonesia dan pelajar yang diharapkan mampu memiliki kecakapan dalam menghadapi atau kesiapsiagaan bencana alam.
PMR merupakan salah satu ekskul disekolah yang mempunyai peran dalam pengenalan mengenai siaga bencana. Sebagai anggota remaja PMR, mempunyai peran dan peluang untuk mensosialisasikan kepada teman sebayanya, baik di sekolah maupun luar sekolah, pentingnya kesiapsiagaan terhadap bancana yg akan terjadi maupun yg sudah terjadi. Sehingga dapat mengurangi dampak yang ditimbulkan akibat bencana.
Mendukung sosialisasi PMR dalam kesiapsiagaan bencana di sekolah dan pengurangan risiko, PMI telah memproduksi manual Ayo Siaga Bencana bagi PMR, panduan fasilitator Ayo Siaga Bencana serta media KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi). Peran PMR dalam kesiapsiagaan bencana salah satunya adalah pengenalan mengenai bencana gempa bumi, gunung meletus, banjir.
Selain memberikan pengetahuan tentang bencana tersebut, serta cara-cara penyelamatan diri kepada teman-teman sebayanya, PMR juga memberikan informasi cara mencegah bencana yang bisa terjadi di rumah, seperti kebakaran atau ledakan tabung gas.
PENTINGNYA PALANG MERAH REMAJA DI SEKOLAH
Palang merah remaja (PMR) Adalah wadah pembinaan dan pengembangan anggota remaja PMI, yang selanjutnya disebut PMR. Anggota PMR merupakan salah satu kekuatan PMI dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan dibidang kesehatan dan siaga bencana. Maka dari itu adanya organisasi PMR di sekolah itu sangat penting, karena menjadi anggota PMR di sekolah selain dapat dijadikan sebagai pembelajaran tentang kemanusiaan, tolong menolong, dll PMR juga memiliki beberapa manfaat yang bisa kita ambil agar dapat digunakan dikemudian hari baik untuk diri kita sendiri maupun bagi orang lain.
Berikut ini terdapat beberapa manfaat menjadi anggota ekstrakulikuler PMR di sekolah baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain, antara lain:
1. Bisa memberi pertolongan dengan cepat dan tepat bila ada teman yang sakit atau kecelakaan ringan, bila ada di lokasi kejadian.
2. Menolong korban bencana dengan meminta sumbangan di sekolah, untuk mengajak murid yang lain ikut berpartisipasi dan mengajarkan saling tolong menolong kepada sesama manusia.
3. Mengajak murid yang lain mengikuti aksi sosial, seperti donor darah, kerja bakti membersihkan lingkungan di sekitar area sekolah maupun membersihkan lingkungan di luar sekolah .
4. Membantu kegiatan UKS, seperti membersihkan UKS bersama-sama dengan anggota PMR yang lain.
Selain beberapa manfaat menjadi anggota ekstrakulikuler PMR di sekolah, PMR juga memiliki Kebijakan PMI dan federasi tentang pembinaan Remaja bahwa:
1. Remaja merupakan prioritas pembinaan, baik dalam keanggotaan maupun kegiatan kepalangmerahan baik di sekolah maupun di luar sekolah.
2. Remaja berperan penting dalam pengembangan kegiatan kepalangmerahan.
3. Remaja berperan penting dalam perencanaan, pelaksanaan kegiatan dan proses pengambilan keputusan untuk kegiatan PMI.
4. Remaja adalah kader relawan.
5. Remaja calon pemimpin PMI pada masa depan.
Maka dari itu marilah kita wujudkan generasi penerus bangsa yang memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi, jiwa tolong menolong kepada sesama manusia yang tinggi salah satunya dengan cara mengikuti kegiatan ekstrakulikuler PMR di sekolah. Yang mempunyai karakteristik anggota PMR yang bersih, sehat, kepemimpinan, peduli, kreatif, kerja sama, bersahabat, dan ceria.
Rabu, 04 September 2019
Sejarah Parasmansa (PMR WIRA SMA NEGERI 1 BREBES)
Tidak diketahui pasti juga PMR WIRA SMA Negeri 1 Brebes kapan dibentuk dan siapa yang mencetuskan yang kami tahu PMR Wira smansa sudah berdiri sejak lama dari generasi ke generasi dari angkatan ke angkatan PMR Wira selalu ada untuk membantu sesama baik di dalam lingkungan SMA Negeri 1 Brebes dan juga dIluar lingkungan SMA Negeri 1 Brebes.
Senin, 02 September 2019
Materi Kepemimpinan PARASMANSA : Menjadi Pemimpin Yang Baik
Bagaimana
Menjadi Pemimpin yang baik ?
Inti dari kepemimpinan
adalah komunikasi Sebuah proses diskusi, berbicara, bahkan pada saat saling
memandang sebenarnya sedang mencoba menyampaikan sesuatu kepada orang lain..
saat itu kita sedang melakukan suatu proses yang sering disebut komunikasi.
Cara komunikasi:
1. Verbal : Menggunakan bahasa lisan atau tulisan.
2. Non Verbal :
Melalui gerak bahasa tubuh, bahasa isyarat, sikap, ekspresi wajah
Komunikasi akan efektif jika
informasi telah diserap dan dipahami oleh pendengar yang ditargetkan
Lalu Apakah seorang pemimpin perlu mendengarkan???
Mendengarkan sama pentingnya dengan
berbicara karena dengan mendengarkan, kita berkomunikasi dengan lengkap untuk
mencapai pemahaman yang sama
Tipe pendengar:
Apresiator ;
Memperhatikan semua informasi dan berpikir mengenai butir yang dapat ditambahkan.
Tipe ini sangat menikmati suasana interaktif, dan mungkin akan melewatkan hal
penting jika mereka tidak benar-benar terlibat
Pemberi empati
; Mendengarkan semua hal, dan mencoba mengenali situasi yang pernah dialaminya,
yang mendukung hal yang dikemukakan si pembicara. Tipe ini kadang tidak
memahami isi komunikasi jika terlalu memperhatikan aspek lain dari komunikasi
Orang yang memahami (comprehender) ; Mengorganisasikan dan memahami pesan yang disampaikan
dengan akal sehat. Suka menghubungkan antar pengalaman, serta berusaha
menemukan dan memahami hubungan antar ide. Namun sering tidak menangkap semua
pesan yang tidak diucapkan atau tersembunyi.
Orang yang membedakan (discerner) ; Menyerap semua informasi yang disampaikan. Ingin
memperoleh informasi yang lengkap dan akurat, menetapkan pesan utama, dan
memilah-milah apa yang dianggapnya rincian penting. Setiap potong informasi
dengan seksama ditimbang dan diukur keakuratannya, keabsahan, dan isinya. Tipe
ini akan kehilangan beberapa informasi penting jika semua informasi diproses.
Evaluator ; Ingin mengetahui seberapa besar kecocokan informasi yang
diberikan dengan gambaran kegiatan secara keseluruhan. Sering meragukan motif
pembicara, dan akan menerima atau menolak pesan berdasarkan keyakinan pribadi.
Akan membuat keputusan berdasarkan informasi yang disediakan.
Bagaimana relawan berkomunikasi???
·
Satukan
semua tipe pendengar untuk benar-benar menerima pesan yang utuh.
·
Berkomunikasilah
disemua tingkatan. Berbicara dan dengarkan ide-ide: pengurus, staf, antar
relawan, masyarakat, organsasi lain
·
Memandang
sesuatu dari sudut pandang baru
·
Berwawasan
luas
·
Antusias
·
Tidak pernah
membicarakan diri sendiri
·
Sangat ingin
tahu untuk kemajuan organisasi
·
Mempunyai
selera humor
·
Mempunyai
gaya bicara sendiri
Untuk menjadi seorang pemimpin yang
tidak hanya berkomunikasi namun juga harus dapat memotivasi. Hal ini
dimaksudkan untuk mendorong anggota agar organisasi menjadi lebih baik dan
maksimal. Berikut merupakan menu notivasi
Menu motivasi:
· Penguatan
positif
Memberikan
hadiah atau pujian akan efektif jika diikatkan pada keberhasilan melaksanakan
kegiatan
· Bergabung
dalam tantangan
Memberi
tantangan pada situasi baru dan berbeda akan menumbuhkan kreatifitas
· Pemecahan
masalah kreatif
Memberi
kesempatan pada tim untuk memecahkan masalah secara kreatif akan memotivasi
anggota tim menyelesaikan masalah dengan rasa tanggung jawab
· Pelatihan/pembimbingan
Untuk
membantu anggota tim menemukan kekuatan dan strategi yang mendukung tugas
Kamis, 29 Agustus 2019
Materi Kepemimpinan Palang Merah Remaja Wira
Dalam setiap kelompok,
group atau organisasi, kepemimpinan merupakan
salah satu factor yang penting. Kepemimpinan yang ada akan mempengaruhi
kelompok di dalam mencapai tujuan. Cara seseorang memimpin dapat membawa kelompok
atau organisasi tersebut ke arah keberhasilan atau ketidakberhasilan dalam
mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Siapa
yang dapat menjadi Pemimpin ?
Setiap Orang dapat
menjadi seorang pemimpin. Yang perlu diIngat! Bahwa Setiap orang itu unik,
masing-masing pasti punya kelebihan dan kekurangan...
Lalu
apa sih pemimpin itu ?
Pemimpin adalah seseorang
yang dapat memberikan pengaruh dan motivasi kepada diri sendiri maupun orang
lain
Namun Ada beberapa
pendapat tentang pengertian dari pemimpin. Seperti pengertian dibawah ini :
Pemimpin
adalah seorang yang dapat mempengaruhi
kelompok yang dipimpinnya untuk mengerahkan usaha bersama guna mencapai sasaran
atau tujuan yang telah ditentukan.
Ketua
adalah seorang yang dituaikan dalam kelompok untuk mewakili dan bertanggungjawab
atas kelompoknya dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Kepala
adalah seorang yang mengepalai suatu kelompok atau unit untuk memimpin
kelompok/unit mencapai tujuan.
Kepemimpinan
adalah proses menggerakkan dan mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan
yang telah ditetapkan.
Tugas
pokok kepemimpinan yang berupa mengantarkan, mempelopori,
memberi petunjuk, mendidik, membimbing dan lain sebagainya agar para bawahan
mengikuti jejak pemimpin mencapai tujuan organisasi hanya dapat dilaksanakan
secara baik, bila seorang pemimpin menjalankan fungsi sebagaimana mestinya.
Fungsi
– fungsi kepemimpinan adalah :
Fungsi
perencanaan ; seorang pemimpin perlu membuat
perencanaan yang menyeluruh bagi organisasi dan diri sendiri selaku penanggungjawab
tercapainya tujuan organisasi.
Fungsi
memandang ke depan ; seorang pemimpin yang senantiasa memandang ke depan berarti
akan mampu meneropong apa yang akan terjadi serta selalu waspada terhadap
segala kemungkinan.
Fungsi
pengembangan loyalitas ; pengembangan kesetiaan ini tidak
saja diantara pengikut, tetapi juga untuk para pemimpin tingkat rencdah dan
menengah dalam organisasi.
Fungsi
pengawasan ; pengawasan merupakan fungsi pemimpin
untuk senantiasa meneliti kemajuan pelaksanaan rencana.
Fungsi
mengambil keputusan ; pengambilan keputusan merupakan fungsi
kepemimpinan yang tidak mudah dilakukan. Oleh sebab itu banyak pemimpin yang
menunda untuk melakukan pengambilan keputusan. Bahkan ada pemimpin yang tidak
berani mengambil keputusan.
Fungsi
pemeliharaan ; fungsi ini mengupayakan kepuasan bathin
bagi pemeliharaan dan pengembangan kelompok untuk kelangsungannya.
Seorang
pemimpin perlu selalu bersikap penuh perhatian terhadap anak buahnya. Pemimpin
harus dapat memberi semangat, membesarkan hati, mempengaruhi anak buahnya agar
rajin bekerja dan menunjukkan prestasi yang baik terhadap organisasi. Pemimpin
juga perlu memberikan penghargaan, pujian, hadiah dan semacamnya kepada anak
buah yang berprestasi, untuk menjalankan fungsi ini.
Fungsi
menjalankan tugas ; pemimpin harus konsisten menjalankan
tugas dan tanggungjawabnya untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.
Seorang pemimpin memiliki
berbagai tipe dalam memimpin kelompok ataupun anggotanya.berikut meruoakan
tipe-tipe dalam kemimpinan :
Kepemimpinan
diktatoris ; Memimpin dengan cara menggertak, menguasai.
Kepemimpinan
otokratis ; Pemusatan otoritas dan pengambilan keputusan pada
pimpnan.
Kepemimpinan
Birokratis : Memimpin berdasarkan Peraturan
Kepemimpinan
demokratis ; Berdasarkan pada desentralisasi kekuasaan dan
pengambilan keputusan.
Kepemimpinan
laisez-faire ; Membiarkan kelompoknya menetapkan tujuan
dan keputusannya
Tipe
yang manakah kita? Dan Apakah kita boleh
memilih tipe kepemimpinan?
“Untuk
mengembangkan atau memilih tipe kepemimpinan yang efektif, maka pahamilah
bagaimana orang lain memandang gaya kepemimpinan kita sekarang. Bertanyalah
pada orang-orang yang pernah bekerja sama dengan kita, bagaimana tindakan kita
sebagai seorang pemimpin “
Apakah
kita dapat menjadi pemimpin yang baik?
Setiap orang dapat
menjadi pemimpin yang baik. Hanya diperlukan sedikit kegigihan untuk belajar.
Yang pasti kita harus mempunyai rasa percaya diri dan memberikan komitmen untuk
membuat perubahan untuk pengembangan organisasi. Tidak harus menunggu kita
ditugaskan memimpin program yang besar. Bahkan projek atau kegiatan kecilpun
dapat menjadi sarana untuk belajar menjadi pemimpin yang baik, misalnya ketika
menjadi koordinator kegiatan bulanan pelayanan perawatan keluarga di panti
jompo, memimpin rapat, menjadi pelatih, menjadi koordinator buletin PMI.
Langganan:
Postingan (Atom)





